LP3A
Universitas Muhammadiyah Malang
LP3A
Universitas Muhammadiyah Malang

Aksi Kekerasan di SD Bukittinggi, Kak Seto: Jangan Salahkan Anak

Senin, 13/10/2014 14:05 WIB


Aksi Kekerasan di SD Bukittinggi, Kak Seto: Jangan Salahkan Anak

Dhani Irawan - detikNews


Jakarta - Aksi kekerasan yang dilakukan siswa-siswa di salah satu SD di Bukittinggi sempat menghebohkan jejaring sosial. Pemerhati anak, Kak Seto mengatakan bahwa kejadian tersebut tidak semata-mata ditudingkan kepada anak.

"Kejadian seperti ini sering luput dari pengamatan dan anak salah. Seharusnya guru, sekolah, dinas pendidikan, dan Mendikbud introspeksi apa yang salah dengan sistem pendidikan. Jangan hanya anak yang disalahkan," kata Kak Seto saat ditemui di daerah Ampera, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2014).

‎Menurut Kak Seto, sistem pendidikan sekarang ini tidak ramah anak dan terkesan dipaksakan. Selain itu, peran orang tua juga harus dilibatkan secara penuh dalam pendidikan.

"Kalau semua diberikan dengan cara kekerasan, paksaan, anak menjadi robot. Maka harus ada pelatihan agar guru lebih kreatif, lebih ramah anak dan profesional gurunya," ucapnya.

"Sekolah juga orangtua dilibatkan, adakan pertemuan rutin. Sekolah yang benar adalah sekolah yang menyenangkan. Solusinya ya mendengar suara anak," tutupnya.


(http://news.detik.com/read/2014/10/13/140509/2717184/10/aksi-kekerasan-di-sd-bukittinggi-kak-seto-jangan-salahkan-anak?n992204fksberita)    

Shared: