LP3A
Universitas Muhammadiyah Malang
LP3A
Universitas Muhammadiyah Malang

Draping Scarf Batik Kontemporer

KREATIF: Perempuan anggota Himpunan Ratna Busana Surabaya berpose dengan menggunakan scarf batik tulis kontemporer karya desainer Dwita Herman. (Dimas Alif/Jawa Pos)

SURABAYA – Bosan dengan padu-padan busana batik menginspirasi desainer sekaligus kolektor batik asal Jakarta Dwita Herman. Dia membuat batik dalam lembaran scarf. Ada tujuh scarf batik yang dipamerkan para perempuan anggota Himpunan Ratna Busana di Graha Wismilak, Selasa (14/10).

Pameran tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Ragam Pesona Batik yang diselenggarakan Wismilak bekerja sama dengan komunitas Sjarikat Poesaka Soerabaia. ’’Scarf ini kreasi baru saya. Saya perlihatkan lewat fashion show supaya orang-orang punya referensi cara mengenakannya,’’ papar Dwita.

Scarf memang tidak selalu hanya dililitkan di leher. Dwita menggunakan teknik draping, yaitu membentuk busana langsung di badan. Salah satu caranya dengan melilitkan scarf pada bagian badan. Lalu mengaitkannya pada belakang leher. Bahkan, ada juga yang dililitkan pada bagian blus sehingga menyerupai vest.

Menurut Dwita, supaya scarf terlihat menonjol, sebaiknya seseorang mengenakan busana polos tanpa motif. ’’Motif batik itu kan beragam. Untuk scarf, saya pilih batik kontemporer,’’ paparnya dalam pameran batik yang berlangsung sampai 15 Oktober itu.

Batik kreasi Dwita terinspirasi motif-motif arsitektur bangunan di negara lain. Mulai Persia, Tiongkok, hingga India. Misalnya, motif bunga-bunga yang biasa menghiasi dinding rumah, masjid, dan gereja di Persia.

Ada juga motif ranting-ranting berpadu sedikit bunga. Motif itu terinspirasi gambar lantai masjid-masjid Persia. Pemilihan warnanya pun disesuaikan dengan warna-warna bangunan di Persia. Misalnya, merah bata, hijau botol, dan biru langit. ’’Niatnya memang untuk scarf. Kain scarf tidak sebesar kain batik biasa, jadi harus berbeda,’’ ucapnya.

Scarf dengan teknik draping, menurut dia, sangat cocok dikenakan untuk kegiatan sehari-hari. Kecuali bila berwarna glossyscarf tersebut bisa digunakan untuk acara pesta. (http://www.jawapos.com/baca/artikel/8111/Draping-Scarf-Batik-Kontemporer)

kembali

 
 
Shared: